1.8.15

Infrastruktur Jalan dan Jembatan - 9


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga akan menjadikan Jembatan Holtekamp di Jayapura sebagai ikon baru pulau Papua. Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Hediyanto W. Hussaini menyatakan beautifikasi  jembatan akan mendapat perhatian lebih selain aspek konstruksinya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan jalan tol yang mengarah ke pelabuhan merupakan prioritas kerja kementerian yang dia pimpin. Ini dalam rangka mempercepat tercapainya konektivitas antar wilayah yang pada gilirannya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Hediyanto W. Husaini meminta kontraktor pembangunan jalan Tol Akses Tanjung Priok bekerja keras mengejar tenggat waktu penyelesaian yang sudah ditetapkan. “Usahakan kerja 7 hari dalam sepekan, kerja secara shift” tegas Hediyanto dalam jumpa pers di kantor Kementerian PUPR Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Presiden RI Joko Widodo  didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau langsung proyek pembangunan Jalan Tol Solo – Ngawi – Kertosono. Lokasi peninjauan di KM 35, Sragen. Turut hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut Jasa Marga Adityawarman, Dirjen Bina Marga Hediyanto W Husaini dan Direktur Pembangunan Jalan A. Ghani Ghazali.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan pemerintah tengah memberikan perhatian pembangunan infrastruktur di kawasan Timur Indonesia. Untuk bidang jalan dan jembatan antara lain infrastruktur di perbatasan dan jalandibutuhkan dana sekitar Rp12,5 triliun untuk menyelesaikan trans Papua. Jalan trans Papua sepanjang 900 km ditargetkan selesai pada 2018.

Percepatan pembangunan Kalimantan, termasuk perbatasan Indonesia-Malaysia menjadi salah satu prioritas agenda pembangunan dari pinggiran. Dalam desain besar 2015-2019,  Kalimantan tetap dijadikan paru-paru dunia, dan dijadikan lumbung pangan dan lumbung energi nasional dengan konsep hilirisasi komoditas. Sejalan dengan desain besar itu, sentuhan ke Kalimantan dibangun dengan pendekatan kewilayahan tanpa disekati oleh batasan administrasi provinsi dan kabupaten/kota.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah melakukan persiapan pelaksanaan infrastruktur mudik, yaitu infrastruktur jalan secara maksimal. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik Widjojono dalam acara silaturahmi dan buka bersama wartawan di Jakarta (13/7).

Secara umum ruas jalur mudik 2015 mulai Jakarta – Lampung sudah siap dilalui para pemudik.  Baik Lintas Timur dan Lintas Tengah serta Lintas Barat  tepat H-7 perbaikan jalan sudah selesai dan hanya sebagian kecil (Lintas Timur) yang  masih tahap fungsional.  Adapun pekerjaan yang tersisa akan dilanjutkan usai Lebaran dan diprediksikan dalam 3 bulan mendatang akan selesai seluruhnya. Tahun 2015 Propinsi Lampung dialokasikan dana sebesar Rp 976,7 miliar 80,2 miliar diantaranya berasal dari Loan.

Pembangunan Tol Cikopo-Palimanan yang saat ini sudah selesai, sudah dirasakan oleh pemerintah daerah, hal tersebut terungkap dari pertemuan antara Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW)  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hermanto Dardak dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Abdurakhman di Subang, Jawa Barat (9/7).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, menerima mantan Gubernur Gorontalo, Fadel Muhammad, di ruang kerjanya, Jumat, 3 Juli 2015.

Meski telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Juni 2015 serta digunakan oleh masyarakat, pembangunan maupun pembenahan sarana dan prasarana di Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) masih terus dilakukan guna dapat melayani arus mudik Lebaran 2015 secara optimal.

Setelah dioperasikannya jalan Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116,7 Km, diprediksi penumpukan kendaraan para pemudik  akan berpindah di ujung Pejagan  memasuki wilayah Jawa Tengah. Untuk itu kita siasati dengan cara mengoperasikan jalan tol yang belum selesai sepanjang 20 KM dari Pejagan sampai Brebes Timur .

Pemerintahan Presiden Joko Widodo menargetkan untuk membangun jalan tol sepanjang 1.000 Km selama 5 tahun ke depan. Jalan tol sepanjang 1.000 Km akan menjadi tulang punggung pergerakan ekonomi Indonesia, memperlancar sistem distribusi logistik, serta mempermudah mobilitas barang, jasa dan masyarakat.

Jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) menjadi pusat perhatian dalam rapat koordinasi menjelang mudik lebaran 2015, di Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat,  Selasa (30 Juni 2015). Selain sebagai ruas tol terpanjang (116 Km) di Indonesia, Cipali menyedot perhatian karena akan menjadi jalur alternative utama jalur mudik Pantura. “Tol Cipali merupakan titik poin baru volume kendaraan mudik,” jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jalan Raya Untuk Semua.